LPD Kunjungi Anak Yatim Piatu hidup sendiri, yang sudah terbaring sejak 2 Tahun

Peduli Anak Yatim Dhuafa || Muhammad Khaidir ( 25 th ) Anak Yatim-Piatu Desa Glok Aron, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, yang sudah terbaring Selama 2 Tahun terakhir.

Khaidir mengalami Kecelakaan pada tahun 2019, dimana speda motor yang dikendarainya terserempet dengan mobil akutan yang membuatnya terjatuh dan mengalami Patah Tulang dibeberapa bagian tulang Kaki sebelah Kana, sedangkan rekannya meninggal di tempat kejadian.

Setelah kejadian Khaidir sudah menjalani beberapa kali operasi di bagian tulang kaki dan punggung, bahkan hampir 2 bulan dirumah sakit RSZA Banda Aceh dalam menjalani pengobatan.

Setelah diizinkan pulang oleh Dokter, dan tinggal menjalani kontrol ulang dalam setiap satu minggu sekali, Khaidir pun pulang bersma Ibundanya, semenjak itulah ia tidak lagi kerumah sakit karena kondisi ekonomi dan ditambah Ibunda sakit-sakit hingga pada Pertengahan 2020 sang ibunda Meninggalnya selamanya.

Membuat Khaidir semakin terpukul dengan keadaan Fisiknya yang saat ini sangat mebutuhkan seorang Ibu dalam menyemangat dan mendukung nya untuk sembuh, tetapi ia harus menelan rasa pahit itu dan harus menjalani Hidup dalam kesendirian dan berjuang sendiri.

Keadaan Khaidir saat ini tidak mampu lagi berdiri, hanya bisa tidur dan duduk itupun tidak terlalu sempurna dan ini sudah dilewatinya suda dua tahun, bahkan ia mengatakan “ Ini baru keluar dari Rumah dan melihat Matahari, dll “Sedangkan untuk kebutuhan sehari-hari selalu ada tetangga yang mengantar .

Pada saat kedatangan Relawan Lembaga Peduli Dhuafa kediaman Khaidir Desa Glok Aron, Aceh Utara, dia nampak tersenyum dan malu-malu karena sudah lama tidak bertatap muka dengan orang asing, tetapi dia tampak tegar seolah tidak ada beban yang di tanpakkan, padahal luar biasa beban yang harus ia pikun sendiri, mungkin seandainya di posisikan belum tentu mampu setegar Khaidir.

Yang Ingin Berdonasi bisa dengan cara klik link di bawah ini.

Khaidir Yatim-Piatu, selama 2 Tahun Terbaring di tempat Tidur, Butuh Uluran Tanga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *